Kamis, 13 Maret 2014

Story

Pagi ini aku mulai melaksanakan aktivitasku sebagai pelajar di satu sekolah terbaik di Jakarta, aku pindah karena papaku pindah dinas,sedangkan aku asli orang bandung.Saat itu ketika aku sedang mendengarkan lagu di depan halaman kelas , tiba – tiba seorang cowo tinggi,pintar,dan seorang atlit basket melewat di depan ku dengan mendribling bola sampai masuk kelas.”Hei! levian “panggil seorang perempuan di sana. Ya namanya Levian Saputra ia kelas 3 SMP dan ia ?mungkin teman sekelasku aku belum mengenal dia karena dia tak kenal aku hehe. Oh iya, namaku Verena Nadiah aku siswi 3 SMP di sini juga,aku seorang atlit renang ,dan aku sangat suka sekali travelling. Awalnya aku enggan untuk bersekolah di sini karena lebih nyaman di bandung tapi mau gimana?tentu pilihan sulit. Hari ini pelajaran yang aku sukai yaitu matematika, tak sengaja krishna temanku juga itu tentu saja atlit basket ia tinggi putih juga pintar juga sih tapi agak di ragukan haha.”Hei kau! Bukuku jatuh karena mu!”kataku marah.”Weiss, selow aja kali ra J ini aku ambilkan maaf ya”jawab krishna santai dan ia pun langsung pergi.”cie haha, kayaknya cinta pada pandang pertama nih”ucap sarah yang tertawa.”apa sih?biasa aja kali haha”lanjut ku santai.
Sepulang sekolah aku pun langsung pergi menemui bundaku yang bekerja di salah satu perusahaan terkenal di jakarta.”Hello Mom!”panggilku kepada bunda.”Halo juga sayang, bagaimana hari pertamamu sekolah?apakah nyaman?”tanya bunda kepadaku.”ya, tentu.tapi banyak atlit basket mah pusing aku, ganteng2 loh bun”ucapku kepada bunda.”wah iya?apa wajah bunda akan menjadi primadona di sana?”jawab bunda tertawa.”spertinya tidak, bunda harus melewati aku,selena dan zulfa haha”jawabku tertawa.”by the way, untuk apa kamu datang ke sini?”tanya bunda.”aku ingin membeli buku bun di gramedia, boleh antarkan aku bunda?”rayuku kepada bunda.”boleh, ya sudah ayo “ajak bunda kepadaku yang terlihat senang. Sesampainya di gramedia aku langsung memilih buku novel remaja, atau pelajaran. Entah kenapa akhir2 ini aku lebih suka membaca buku dari pada bermain gadget, menurutku gadget itu membosankan siapa tau, satu tahun kedepan, lima tahun akan ada gadget yang lebih bagus.
Di toko buku aku melihat seorang cowo berambut hitam,berkulit putih sedang mendengarkan lagu sambil melihat2 buku, sepertinya aku kenal dia..”Hai..*terpotong*”ucap verena terpotong.”ya?”jawabnya santai.”kamu levian?”tanya verena.”ya, aku levian. Eh iya kamu murid pindahankan? Salah kenal ya ..”ucap levian mengulurkan tangan.”eh, iya salam kenal juga vian J”jawabku mengulurkan tangannya juga.”VERENA, cepat ayo bayar setelah itu mari pulang”panggil bunda di sebrang sana.”iya bunda ..eh levian aku duluan ya”ucapku kepada levian kemudian pergi”hmm.. iya bye juga”jawab levian tersenyum.”Ya tuhan dia tampan sekali, apa dia bisa jadi pandangan pertamaku?haha mimpi verena itu terlalu tinggi”kataku dalam hati.
Keesokan harinya di global atlethic school, aku berangkat dengan pak supirku. Ia telah bekerja untukku selama aku sd hingga smp sekarang dia sangat baik kepadaku dan kepada keluargaku. Ketika aku datang, semua teman2 sedang mengerjakan sesuatu yang menurut mereka cukup serius. “hei, sarah! Ada apa?”tanyaku kepada sarah yang ikut berdiskusi.”hei,baru datang? Apa kamu tau?ini daftar orang yang akan mengikuti olimpiade global di inggris nanti”jawab sarah. Aku pun melihat selembaran kertas itu dan berharap akupun bisa mngikutinya, walaupun sedikit berat. Dan namaku tercantum di sana dengan baris kedua setelah tim basket, dan arya rahardian atlit renang putra yang sering mengikuti lomba bersamaku. Senangnya hatiku ini karena levian masuk!yes haha.”Aku ikut?”ucap verena pura2 tahu.”iya kamu ikut, cie sama krishna dan levian haha”jawab sarah lantang.”enggalah ngapain kan beda bidang atuh haha”kataku dalam hati walaupun berbohong. Lalu setelah aku melihat pengumuman itu , tak lama panitia sudah memanggilku untuk menemui kepala sekolah untuk memberi sebuah semangat.”Kepada seluruh kontingen olimpiade harap berkumpul di depan sekolah untuk penyambutan kepala sekolah”ucap panitia di speaker sekolah.”yah mulai hari ini kehilangan kamu deh ra”kata sarah.”haha tenang kok”jawabku santai.”ya sudah, kepada dava krishna,levian saputra,arya rahardian,dan verena nadiah kalian harus mendatangi karna itu penting, good luck guys! Semoga berhasil”kata guruku sambil mempersilahkan kami berempat untuk meninggalkan mata pelajaran.
Di perjalanan kami berempat saling menutup mulut untuk berbicara satu sama lain, maklum kami berempat belum saling kenal hanya arya lah yang sudah kenal denganku karena ia temanku semasa olimpiade kemarin. “hai, verena J”ucap levian sambil menaruh senyum di situ.”hai juga J”ucapku langsung menjawabnya.”hei verena, kamu cantik banget hari ini haha tapi engga deh.”lanjut krisha lantang. Ya, krishna emang makhluk paling menyebalkan menurutku, tapi entah menurut orang lain. Tapi menurutku ia sangat menyebalkan dan susah untuk di ajak kompromi.
Kami pun sampai di depan halaman sekolah, di sana ada kepala sekolah dan bunda ku? Ada apa ia kesini? Mungkin suatu urusan yang sangat penting.”Good Morning children .. ready for competition ?”tanya kepala sekolah kepada kami.”yes, we’re ready for this olimpiade”ucap kami bersama.”ya kalian akan berangkat hari ini pukul 4 dari bandara soetta, dan perkiraan sampai di sana pukul 8 atau 9 siang.”ucap kepala sekolah kepada kami.”bunda? kok ada di sini?eh maaf pak hehe”tanyaku polos.”bunda kan salah satu panitianya sayang..”ucap bundaku sepertinya ia sudah terkenal di sekolah ini haha.
Pukul 4, kami berempat sudah berada di bandara internasional soekarno hatta. Dan siap lepas landas menuju london , inggris. Setibanya di pesawat aku duduk bersama kedua cowo yang menjadi primadona di sekolahku yaitu, levian,dan krishna. Sungguh kejadian yang tak terduga, mungkin ini kerjaan bundaku. Akhirnya kami tiba di bandara heathrow london, inggriscerpen5.jpg
Sangat senang sekali , di sini sedang musim dingin jadi?dingin sekali. Keluar dari pesawat aku yang berambut panjang memakai mantel yang cukup tebal, dan para cwo yang ingin keliatan keren di mata org2 padahal mereka engga tampan haha. Setelah turun dari pesawat aku dan rombongan segera menaiki mobil yang telah di siapkan dari pihak panitia.
Berjam-jam berlalu, akhirnya aku bisa sampai di hotel paling mewah di london, sangat nyaman. Tiba2 ada seorang cowo tinggi, ia sepertinya atlit juga lalu menghampiri ku dengan senyuman.”Hello.. remember me ?”tanya pria itu kepadaku.
cerpen1.jpg
Aku pun mengingat dan terus mengingat kapan dan dimana aku bisa bertemu dengan orang itu.”ah, i did’nt remember. Who?”tanyaku kembali kepada pria itu.”kamu pasti ingat!”lanjut pria itu. Akupun kaget ternyata ia bisa bahasa indonesia harusnya aku tak susah2 untuk ,mencari kosa kata itu sungguh sulit.”hmm..siapa ya?apa kau liam?”tanyaku kembali.”yaps, you right! How are you”tanya liam kepadaku yang terlihat linglung.”i’m fine,thank. Ngapain ke sin?”tanyaku kepada liam.”aku mengikutinya lagi ra, basket ball yeah! Eits, apa ada yang mengirimkan dari wilayahmu?”tanyanya kembali.”ada , itu mereka”kataku menunjuk levian,krishna dan teman2nya.”waw, so amazing. Lelaki itu pasti akan menjadi pangeran sesungguhnya di sekolahku nanti ckckck”katanya sambil melangkah pergi. Aku pun terheran-heran apa yang di katakan oleh liam benar?kataku dalam hati.
Tiba di lobby levian dan krishna mengajakku berbincang2 sedikit.”hai, kamu tadi bicara sama siapa?”tanya mereka serempak.”hah? tadi? Oh dia itu william tapi sering di panggil liam, he is my bestfriend haha”jawabku tertawa.”aku serius tau ih “kata krishna.”masa sih? Biasanya juga engga haha”jawab ku kembali.”ya sudahlah what ever”kata krishna. Setelah itu kami pun langsung bersiap2 untuk pertandingan pertama. Kami pun bersemangat dengan sungguh2 mendapatkan prestasi yang sekolah ku minta. 4 hari berlalu ini saatnya aku final menghadapi perenang dari korea yang konon katanya sangat lihai dalam gaya renang, aku pun berani menghadapi dia. Dan akhirnya aku dapat memenangkan pertandingan ini , aku sungguh senang skali akhirnya cita2ku yang kini berhasil.
Pukul 4 sore aku terbang menuju indonesia dengan membawa kabar gembira, begitupun dengan tim basket ia bernasib sama denganku. Kami pun akhirnya tiba di bandara internasional soekarno-hatta.cerpen4.jpg
Cukup senang di sambut sebagai pahlawan negara dengan membawa 2 medali emas dari kontingen renang, dan 3 medali emas dari basket,voli,dan karate.”verenaaa..i miss you so much”panggil sarah kepadaku.”aku juga kangen banget, hei bagaimana keadaan sekolah?”tanyaku kepada sarah.”baik2 saja. Eh ra nilai bahasa korea dan prancismu sangat bagus. Guru2 sangat takjub melihat kau ber story telling dg bahasa perancis”ucapnya jelas.”oh iya? syukur alhamdullilah deh”kataku.
Keesokan paginya aku mulai bersekolah seperti biasa dengan di antar oleh pak supir, sepertinya ada yang menungguiku di sana.”hai, verena..”ucap arya di sana.”hei juga tumben nungguin aku?”tanya ku kepada arya yang memakai headphone di kepalanya.”emang ga boleh ya?”katanya lalu melangkah pergi.”eitss, engga dong maaf haha ayo..”ajakku kepada arya. Mungkin firasatku, sepertinya ada orang yang sedang melihatiku dengan seksama entah dia perempuan atau lelaki aku pun gatau , namun ketika aku liat kebelakang gak ada siapa2 mungkin hanya khalayanku saja. Di kelas aku langsung mengajak sarah untuk duduk dan ber curhat sepertinya ia sangat mengertiku.
cerpen2.jpg
”sarah, do you know? I like levian!”ucapku berbisik.”what? do you like him?”jawab sarah terkejut.”yes, entah kenapa rasa itu suka ada aku hampir ga bisa menerimanya kalo aku menyukai dia”lanjutku.”pertahankan guys! Goodluck mengejar cowo seperti dia. Tapi aku yakin kamu akan di terima soalnya kamu cantik,tinggi,berkulit putih,fashionable,lengkap deh mana ada cowo yang gak suka kamu haha”kata sarah memujiku.”biasa aja deh fren haha, tapi tadi saat aku berangkat sekolah bersama arya ada cowo ya mungkin ia memperhatikanku begitu detail sekali”kataku gugup.”eitss, sasaeng fans broo haha.”katanya memakai bahasa korea.”ani haha”kataku melanjutkan.
Tiba saatnya pelajaran yang sangat disukai olehku yaitu bahasa indonesia, selain matematika aku pun suka pelajaran ini karena aku bisa membaca dan gemar membaca dari beljar dari buku2 bahasa indonesia. Kami di bagi menjadi beberrapa kelompok untuk pemntasan drama musikal untuk nilai ujian praktek b.indonesia guru pun memilihkan2 kelompok karena jumlah siswa di sini hanya 20 orng jadi masing2 kelompok ada 10 orang. Kelompokku terdiri dari levian,krishna,devina,sarah,aurel,arya,aku,zulfa,dava,dan nata. Kami akan melaksakannya minggu depan saat praktek. Oh iya, aku mempunyai perasaan berbeda terhadap krishna sepertinya ia sering melihatiku dengan detail, ketika aku sedang olahraga,belajar,maupun istirahat,aku enggan untuk terlalu geer.tapi emang kenyataan banyak buktinya. Berbeda dengan levian ia sangat dingin padaku dingin sekali ia bahkan tak pernah mengajakku mengobrol paling hanya untuk suatu tugas ia pasti akan mengajakku mengobrol.
Suatu hari aku sedang mengerjakan tugas matematika di kelas, tak sengaja krishna memdorong meja ku. Memang sih ia jail sekali, paling jahil di kelasku engga heran semua guru menandai dia sebagai murid pintar tapi banyak tingkah,tapi menurut bundaku itu bagus,tetapi pendapat orang berbeda-beda. Akhirnya aku marahi dia , dan dia pun seperti kecewa dengan tingkahku yang tadi namun aku bebas melakukan apapun karena ia juga yang salah. Beberapa hari berlalu hari ujian nasional telah tiba, aku lebih giat membaca buku demi kesuksesanku di masa datang. Entah kenapa, aku lebih tertarik dengan levian apa mungkin aku belum bisa move on darinya?tapi entahlah aku enggan untuk memikirkannya itu hanya akan membuat aku tidak fokus dalam menghadapi ujian nasional.
Akhirnya ujian pun berakhir, aku sangat senang semoga nilai ku tidak sia-sia. Bundaku datang dari koridor sekolah dengan wajah yang menurutku sangat langka.”Verenaaa.. bunda kagum dengan kamu “kata bundaku sambil memelukku dengan erat.”ada apa bunda?kok seneng banget kayaknya?”tanyaku kepada bunda yang seperti orang mendapat hadiah besar.”kamu masuk sekolah wanita di branksome hall canada, bunda seneng banget sayang”kata bundaku terharu. Aku pun ikut terharu akupun gak menyangka aku bisa masuk ke branksome hall sekolah yang aku impikan.cerpen12.jpg
Tiba saatnya pementasan drama musikal di salah satu aula terbesar di sydney, akupun sangat menghayati itu aku rasa cinta yang aku rasakan saat smp sangat terasa hari ini. Lalu guru2ku menginformasikan jika perpisahan akan dilaksanakan di london, tepatnya di warwick castle. Dan senangnya hari ini aku mulai dekat lagi dengan krishna setelah insiden itu.
cerpen16.jpg“So beautiful scenery”ucapku kepada sarah.”yes, it’s so amazing. Aku suka sekalii”kata sarah yang terlihat senang. Seketika levian dan krishna yang sedang memperhatikanku diam2.”si l'on regarde assez? qui ne va pas?(jika saya terlihat cantik?salah?)”kataku sambil mengucapkan sepatah dua patah kalimat pranciscerpen13.jpg.
” oui je vois bien(ya saya melihat)”ucap liam yang datang menghampiriku.”sejak kapan kamu di sini?”tanyaku kepadanya.”sejak tadi, kenapa kamu gelisah?”tanyanya kembali kepadaku.”ya begitulah”jawabku yang terlihat pasrah. Tiba2 kedua cowok itu datang.”J'aime Verena..(aku menyukaimu, verena..)”katanya serempak. Aku pun kaget, dan segera mencerna kata2 supaya dapat di pahami,”apa?kalian menyukaiku?”tanya ku dalam hati.
cerpen9.jpg.
”maaf aku terlalu cepat”kata krishna kepadaku. Aku menghela nafas sebentar untuk berfikir.”aku memang dari awal menyukaimu levian tetapi kamu terlalu dingin untukku dan juga kamu krishna aku hanya bisa menganggapmu sebagai sahabat.kini aku hanya ingin bersama william. Terima kasih, dan good bye...”jawabku kepada mereka
cerpen22.jpg
”maafkan aku untuk semuanya verena, bisakah memberiku sekali saja kesempatan?”tanya levian kepadaku.”maafkan aku, itu sudah terlambat..”jawabku lalu melangkah pergi. Akhirnya levian dan krishna menjadi meyesal, apa yang telah ia perbuat ternyata tak membuahkan apa-apa dan semuanya sia-sia.






Hari ini aku mulai bersekolah di branksome hall, tepatnya di asia yaitu korea. Aku sangat senang sekali dapat bersekolah di situ karena itu impianku.
Dan di suatu ketika aku mendapatkan undangan untuk menghadiri olimpiade kembali di inggris, aku kangen masa-masa saat aku berkunjung ke sana. Lalu aku pun berangkat dengan ariana teman ku juga ia sangat baik sekali, sama seperti sarah. Berangkat dari bandara incheon, dan lepas landas menuju inggris.
Tiba di london aquatic,
cerpen15.jpg
aku langsung menghela nafas karena ini adalah impianku juga yaitu menjadi seorang atlit renang terkenal. Tak ku sangka dia mengikutiku lagi ya dia adalah levian masa laluku yang sangat pahit namun kali ini aku lebih fokus olimpiadeku.
cerpen10.jpg
Aku mencegahnya dan dia pun kaget, mungkin aku tau jika dia sedang menguntitku dari belakang.”hei! stop di situ”kataku sambil menahannya untuk berhenti.”ada apa? Apa aku salah?”tanyanya kepadaku dengan polos.”ya kamu, terlalu banyak salah”jawabku lalu melangkah pergi karena pelatihku sudah memanggil beberapa kali. Saat sedang pergantian aku berkaca sambil berkata”kamu yang terbaik, kali ini harus berhasil” kataku sambil berkaca.cerpen25.jpg
Dan akhirnya, dia menang dengan mendapatkan lebih banyak poin untuk berangkat menuju swiss nanti. Liam pun datang dan mengajakku untuk berkemah di salah satu tempat berkemah di inggris, bersama teman2nya. Pertama kalinya aku berkemah di dekat air rasanya aku seperti anak kecil yang baru menemui air.
cerpen27.jpg
Ketika malam tiba, liam mengajakku bercerita dan dia mengatakan sesuatu yang mungkin aku akan kehilangan semangat selama beberapa hari.”ra, maaf aku hanya bisa menggangapmu sebagai sahabt sejati, bukan lebih”katanya sambil menatapkedepan.
cerpen29.jpg 
Aku kaget dan tak percaya ia mengatakannya dengan mudah, lalu akupun menjawab”ya it’s okey aku bisa mengerti itu”kataku yang terdiam.cerpen26.jpg
Sejak itu aku mulai bersahabat dengan liam, bermain bersama, berfoto ria, menaiki perahu bersamanya sungguh persahabatan yang takkan pernah pudar.
cerpen23.jpgcerpen28.jpg
Dan aku mulai sadar lebih baik mementingkan karir daripada percintaan yang belum tentu bisa terjadi.

cerpen18.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar